ARTHROPODA

CIRI-CIRI ARTHROPODA :

  • Arthro : beruas-ruas; Podos: kaki (hewan kaki beruas-ruas)
  • Triploblastik selomata
  • Simetri bilateral
  • Tubuh dilindungi rangka luar ( eksoskeleton ) dari zat kitin
  • Sistem pencernaan sudah lengkap
  • Sistem peredaran darah  terbuka
  • Bernafas menggunakan insang, sistem trakea, paru – paru, atau permukaan tubuhnya.
  • Alat ekskresi berupa tubulus Malpighi
  • Sistem saraf berupasistem tangga tali, dilengkapi dengan ganglia
  • Reproduksi secara seksual, bersifat gonokoris, ada yang hermafrodit, dapat terjadi  partenogenesis

 

KLASIFIKASI

Arthropoda dibagi menjadi 4 subfilum yaitu: Crustacea, Chelicerata (Arachnida), Myriapoda dan Insecta (Hexapoda)

Perbedaan 4 subfilum tersebut sebagai berikut:

 

1. CRUSTACEA

  • Crusta = kulit keras atau kerak
  • Arthropoda yang memiliki eksoskeleton berupa kulit tubuh atau kutikula yang keras
  • Hidup sebagai herbivor, karnivor, pemakan bangkai, atau parasait
  • Tubuh berukuran 0,1 mm – 60 cm
  • Reproduksi secara seksual
  • Bersifat diesis namun ada pula yang hemafrodit
  • Mengalami kopulasi dan pembuahan internal
  • Contoh : udang windu (Penaeus monodon),kelomang (Pagurus bernhardus),

    rajungan (Portunus)

    kepiting bakau (Scylla serrata).

     

     

2. ARACHNIDA

  • tubuh terdiri dari cephalothoraks dan abdomen,
  • cephalothoraks cepalo (kepala) dan thoraks (dada) : bagian kepala dan dada yang menyatu
  • Terdapat pedipalpus dan celiserata. Pada laba-laba memiliki spineret untuk menghasilkan sutera
  • contoh :

kalajengking, laba-laba, caplak, ketonggeng

 

3. MYRIAPODA

  • Terdiri dari 10-200 segmen,
  • memiliki kaki di tiap ruas tubuhnya
  • tubuh tersesusun atas kepala (caput) dan perut (abdomen),
  • bernafas dengan sistem trakhea dan spirakel,
  • ekskresi menggunakan tubulus malpighi,
  • reproduksi secara seksual, gonokoris, atau diesis,
  • pembuahan internal (di dalam tubuh betina),
  • ovipar (bertelur).
  • Dibedakan menjadi 2 kelas yaitu Chilopoda dan Diplopoda

Perbedaan chilopoda dan diplopoda:

 

4. INSECTA

  • ?Tubuhnya terdiri dari 3 bagian yaitu kepala, dada dan perut.
  • ?Terdapat mata tunggal dan mata majemuk di kepalanya.
  • Kkaki dan sayap terletak di bagian dada
  • Memiliki 3 pasang kaki.
  • ?memiliki sayap sepasang atau 2 pasang, beberapa insecta ditemukan tidak bersayap
  • ?Ada yang hidup di darat, air tawar dan di laut.
  • ?Ttipe mulutnya beragam ada yang menghisap, menusuk mengisap serta ada yang mengunyah.
  • ?Menggunakan trakea  yang bercabang cabang sebagai alat pernafasan.
  • ?Ada yang mengalami metamorfosis sempurna maupun tidak sempurna dan ada yang tidak mengalami metamorfosis
  • ?Menggunakan sistem saraf tangga tali.
  • ?Sistem peredaran darahnya terbuka dimana darah tidak memiliki pigmen, fungsinya hanya untuk mengedarkan zat makanan saja.
  • ?Peredaran dan mengangkutan gas O2 dan Co2 menggunakan trakea.

 

Insecta berdasarkan metamorfosisnya dibagi 3:

1. Tidak mengalami metamorfosis,

contohnya kutu buku (Lepisma)

2. Metamorfosis tidak sempurna, melalui fase: telur – nimpha – imago

contoh : belalang, kecoa, jangkrik

3. Metamorfosis sempurna, melalui fase : telur – larva – pupa – imago

contoh : lebah, lalat, nyamuk, kupu-kupu, kunang-kunang, undur-undur

Klasifikasi Insecta

Kelas Apterygota (serangga tidak bersayap)

a.Subkelas Apterygota, contoh ordonya:

     Ordo Thysanura : Lepisma saccharina (kutu buku).

?b. Kelas Pterygota (serangga bersayap)

Berikut ini adalah subkelas Pterygota

a. Ordo Orthoptera  Contoh: Valanga nigricornis (belalang), Gryllus sp (jangkrik), Periplaneta americana sp (kecoa).

b) Ordo Dermaptera, Contoh: Forficula auricularia.

c) Ordo Isoptera,Contoh: Reticuli termes (rayap kayu dan tanah),  Amitermes sp (rayap tanah kering), Macrotermes

?d) Ordo Homoptera, Contoh: Aphis medicaginis (kutu daun).
e) Ordo Hemiptera, Contoh Nilavarpata lugens (wereng), Laptocarixa acuta (walang sangit), Ranatra sp (kalajengking air), Cimex lectularius (kutu busuk).

? f) Ordo Odonata, Contoh: Aeshna sp (capung).

?g) Ordo Neuroptera, Contoh: Chrysopa oculata (lalat bermata emas), Myrmeleon frontalis (undur-undur)

?h) Ordo Lepidoptera Contoh Bombyx mori (kupu-kupu, kokonnya menghasilkan ulat sutera), Attaus atlas (kupu-kupu ulat sutera), Potoparce sexta (kupu tomat).

?i) Ordo Diptera
Contoh Musca domestica (lalat rumah), Drosophyla melanogaster (lalat buah), Tabanus sp (lalat kandang), Anopheles sp (nyamuk Malaria), Aedes aygepti (nyamuk demam berdarah), Culex sp.

j) Ordo Siphonoptera
Contoh: Pulex iritans (pinjal manusia), Ctenocephalus canis (pinjal anjing), Ctenocephalus felis (pinjal kucing)

 

PERANAN ARTHROPODA

 

?Peranan yang menguntungkan :

1.  sumber makanan yang  mengandung protein tinggi

               contoh : Penaeus monodon (udang windu),    Panulirushomarus (lobster), dan  Scylla serrata(kepiting)

2.  menghasilkan madu

            contoh : Apis mellifera (lebah madu)

3.  bahan pakaian sutera

contoh : Bombyx mori (kepompong ulat sutera)

4.  membantu penyerbukan tanaman

5. serangga predator sebagai pemberantas hama   tanaman secara biologi

 

Peranan yang merugikan :

1. perusak tanaman

contoh : semua larva pemakan daun, ereng,        belalang

2. inang perantara(vektor) penyakit,

   contoh : Aedes aegypti, Anopheles, Musca domestica (lalat rumah), Glossina   morsitans (lalat tse-tse), Dermacentor          variabilis (laba-laba)

         3.  parasit pada manusia

contoh : Sarcoptes scabiei (caplak), Pediculus humans capitis (kutu rambut kepala)

4.  merusak kayu bangunan

contoh : rayap

5.  pengebor kayu galangan kapal atau perahu

contoh : Limoria lignorum

?

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


nine − = 5