PORIFERA

Inilah tokoh kartun yang mewakili hewan Porifera, yaitu Spongebob. Dari kata sponge/spons adalah salah satu contoh hewan Porifera yang bentuknya memang seperti spons untuk mencuci piring atau pembersih kaca. Juga bisa digunaka pula sebagai alat penggosok badan saat mandi.  Mau belajar lebih dalam tentang Porifera? Berikut ini materinya.

Kata Porifera berasal dari bahasa Latin phorus = lubang kecil, dan ferre = membawa.

Jadi kata Porifera berarti hewan yang mempunyai tubuh berpori.

CIRI-CIRI PORIFERA:

  1. Hewan multiseluler yang berderajat paling rendah
  2. Diploblastik
  3. Umumnya hidup di laut tetapi ada juga yang hidup di air tawar
  4. Tubuh Porifera senantiasa menempel pada benda padat di dasar perairan tempat hidupnya (bersifat sesil)
  5. Tidak memiliki simetri tubuh (asimetri)
  6. Pencernaan berlangsung di dalam sel atau intraseluler, yaitu dalam sel leher (sel Koanosit)
  7. Belum mempunyai organ tubuh dan anggota gerak bebas.
  8. Perkembangbiakan secara tak kawin dilakukan dgn pembentukan tunas atau budding dan gemulae, sedangkan secara kawin dilakukan dgn sel telur dan spermatozoid.  Gemulae adalah  sel-sel koanosit yang terbungkus kuat dan tebal yang merupakan reaksi pertahanan terhadap kekeringan. Jika air sudah mencukupi, gemulae akan tumbuh menjadi porifera baru

 

STRUKTUR TUBUH PORIFERA

  1.  Tubuhnya terdiri atas dua lapis sel. Sel-sel tersusun menjadi jaringan yang belum sempurna dgn mesenkim di antaranya
  2. Tubuh mempunyai banyak pori, saluran-saluran, dan rongga tempat air mengalir. Air yang mengalir ke dalam tubuh porifera membawa masuk oksigen dan makanan, sedangkan air yang keluar membawa sisa metabolisme dan ekskresi
  3. Memiliki rongga di tengah tubuh yang disebut SPONGOCOEL (Spongosol) dan saluran keluar yang disebut OSKULUM
  4. Spongosoel dikelilingi oleh dinding yg tersusun atas dua lapisan, yaitu sebagai berikut:

    Epidermis atau lapisan luar, berupa suatu lapisan sel yg tipis dgn bentuk   sel pipih. Disini terdapat porus yg disebut ostium. Porus terdapat pada sel epidermis tertentu yg disebut porosit.

    Koanosit, merupakan lapisan dalam yg tersusun dari sel-sel leher. Setiap sel koanosit mempunyai sebuah bulu cambuk (flagel).

 

 

 

 

 

 

MACAM-MACAM SEL PADA PORIFERA

Di lapisan epidermis terdapat 2 sel yaitu:

  1. sel epidermis
  2. sel porosit yang berfungsi mengatur pori/porus

Di lapisan koanosit terdapat sel leher (sel Koanosit) yang berfungsi untuk menangkap makanan dan mencerna makanan tersebut

Di antara lapisan epidermis dgn lapisan koanosit terdapat suatu lapisan gelatineus yg disebut mesoglea, yg merupakan lapisan non-seluler. Pada mesoglea terdapat bermacam-macam sel, yaitu sebagai berikut.

  1. Arkeosit, berfungsi melaksanakan reproduksi sel, membentuk sel-sel tunas, sel gamet,dan mengganti sel-sel yg rusak.
  2. Skleroblast, berfungsi untuk membentuk spikula. Biasanya spikula tersusun dari zat kapur dan serabut-serabut zat organik. spikula adalah penyusun rangka porifera
  3. Amebosit, berfungsi untuk mengambil dan mengedarkan zat makanan yg telah dicerna oleh sel-sel koanosit.

 

CARA RESPIRASI DAN EKSKRESI

 Porifera belum mempunyai alat respirasi dan alat ekskresi khusus. Pertukaran oksigen dan karbondioksida berlangsung secara difusi melalui seluruh permukaan tubuh. Ekskresi dilakukan oleh sel-sel di seluruh permukaan tubuh secara difusi.

MAKANAN DAN PENCERNAAN MAKANAN

Makanan porifera berupa partikel organik dan organisme kecil lain. Pencernaannya berlangsung secara intraseluler, yaitu di dalam koanosit. Makanan yg masuk bersama air melalui kanal-kanal dalam tubuhnya akan ditangkap oleh flagelum koanosit, terus dimasukkan ke dalam koanosit untuk dicerna. Setelah dicerna, zat makanan diedarkan oleh sel-sel amebosit ke seluruh tubuh.

SISTEM SALURAN AIR

1 Comment

One thought on “PORIFERA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


one + 5 =